ISI LAPORAN
Nama : Destiana Maisratun
NIM : 1113051000155
Kelas : KPI.1D
Tema : Pengalaman Saya Berakhlak
Kepada Allah SWT
Judul :
Mengaplikasikan Kebiasaan Berakhlak Baik dalam Kehidupan Sehari-hari
Assalamu’alaikum
Wr.Wb
Pertama kali saya ingin membicarakan
akhlak kepada Allah SWT. Mangapa umat Islam harus berakhlak kepada Allah?
Tentunya karena Allah sebagai khalik (Maha Pencipta) dan kita sebagai umat-Nya
melakukan perbuatan yang seharusnya dilakukan atau diperintahkan oleh-Nya.
Pertama-tama saya ingin menceritakan tentang akhlak saya kepada Allah STW. Saya
sebagai umat muslim yang menganut kitab Al-Qur’an yang disana terkandung
kebenaran dan sikap-sikap yang baik dilakukan maupun tidak. Tentunya sejak saya
kecil, saya sudah diajarkan bagaimana shalat walaupun pada saat itu belum sempurna.
Kedua orang tua saya mengajarkan untuk tidak berbohong dan berbuat baik kepada
sesama tentunya dalam beribadah.
Semenjak
kecil saya ingin mengetahui untuk apa saya shalat? Dan jawabannya adalah
sebagai umat muslim kita diwajibkan untuk shalat, ini salah satu cara untuk
dekat kepada Allah SWT. Saya dijelaskan kepada kedua orang tua saya dan guru
mengaji saya sewaktu kecil karena Allah kita diciptakan dan kepadanya kita
kembali. Lambat laun saya pun mengerti agama saya. Ketika saya mendapatkan
suatu masalah, kegelisahan, kebahagiaan dll saya bercerita kepada Allah.
Alhamdulillah saya selalu merasa dalam keadaan bersyukur ketika mengalami
masalah atau musibah. Karena sesungguhnya bersama masalah akan ada kemudahan.
Berakhlak
kepada Allah karena Dia yang menciptakan manusia. Seperti dalam Surah At-Thariq
ayat 5-7 yang berbunyi : (5). “Maka hendaklah manusia memperlihatkan diri
apakah dia diciptakan?” (6). “Dia tercipta dari air yang terpancar” (7) “Yang
terpancar dari tulang sulbi dan tulang dada”.
Terkadang saya memikirkan bahwa saat
saya bersyukur telah diberikan kelengkapan panca indera, pendengaran, penglihatan,
akal pikiran dan tubuh yang sempurna (tidak cacat) itu membuat saya semakin cinta
kepada Allah. Dia Maha Tahu apa yang di butuhkan oleh umatnya walaupun dalam
setiap doa yang saya panjatkan terkadang tidak sesuai dengan apa yang saya
inginkan. Namun Allah memberi apa yang saya butuhkan bukan yang saya inginkan.
Membicarakan soal akhlak dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita harus ikhlas
dalam menjalankan perintah-Nya dan ikhlas menolong sesama manusia. Ikhlas saya
lakukan dalam kehidupan sehari-hari salah satunya adalah melakukan pekerjaan
dengan sepenuh hati mengharapkan Ridha Allah, tulus membantu teman atau
siapapun yang kesulitan selagi saya bisa dan dalam jangkauan kemampuan saya.
Selain
itu saya diajarkan berakhlak tawadu, saya tidak meyukai sombong dan saya
menanamkan kepada diri saya bahwa kita harus banyak belajar dari orang lain
bahwa banyak sekali ilmu yang didapatkan dari pengalaman orang lain. Kemudian
berperilaku sopan terhadap orang yang lebih tua, teman atau yang lebih muda. Karena
berperilaku sopan itu indah dan sangat terpuji. Saya pernah bimbang dalam
memilih dua pilihan yang saya harus pilih. Saat itu saya menyukai kedua pilihan
tersebut. Saat saya shalat istikharah alhamdulillah saya dimimpikan yang
berhubungan dengan pilihan saya tersebut. Saya pun memilihnya, sejak saat itu
segala sesuatu yang diperlukan untuk saya Allah selalu ada untuk saya.
Bertawakkal
kepada Allah juga saya lakukan saat saya sudah berusaha dengan semaksimal
mungkin dan usaha itu saya serahkan kepada Allah seperti ketika Ujian Masuk
Perguruan Tinggi saya selalu belajar dengan maksimal. Saya bersyukur usaha yang
saya lakukan membuahkan hasil dan berserah diri kepada keputusan yang telah
ditentukan oleh Allah SWT. Segala sesuatu yang saya lakukan akan terasa mudah
jika kita selalu mencurahkan isi hati saya kepada Allah karena dengan cerita
kepada-Nya lah beban yang saya punya sedikit berkurang.
Tidak
ada hentinya selalu saya ucapkan rasa syukur atas nikmat yang telah saya
miliki. Melihat banyak yang masih dibawah saya. Demikian cerita saya tentang
akhlak kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari.
Wassalamu’alaikum
wr.wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar